Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Gaya Hidup Pekerja Lepas yang Mesti Dilakukan

Gaya Hidup Pekerja Lepas
Freepik.com

Kita bicara secara realistisnya aja deh bahwa sebagian orang ada yang suka menjadi seorang pekerja lepas, sebagiannya lagi ada yang tidak. Mereka yang menikmati sebagai pekerja lepas mungkin penghasilannya sudah stabil, sedangkan yang kurang menikmati mungkin pemasukannya masih sedikit.

Akan tetapi, besar-kecil pemasukan, tetap saja gaya hidup pekerja lepas itu tidak akan sama dengan mereka-mereka yang sudah memiliki pekerjaan tetap. Sebesar apapun pemasukan seorang pekerja lepas, pasti ada titik di mana pemasukan mereka menjadi berkurang.

Maka dari itu, gaya hidup yang perlu dijalani oleh seorang pekerja lepas harus diatur sebaik mungkin. Entah itu mengatur pengeluaran, menjaga fisik, mental, dan lain sebagainya. Nah, untuk memahami bagaimana gaya hidup terbaik bagi seorang freelance, silakan simak ulasan kami di bawah ini.

Gaya hidup pekerja lepas

1. Mengurangi aktivitas nongkrong

Nongkrong sesekali sah-sah saja guna mengusir penat, tapi kalau sudah keseringan, itu akan membahayakan bagi keuangan seorang pekerja lepas. Nongkrong sesekali bagusnya ketika fee sudah masuk, sedangkan sebelum bayaran belum masuk, ada bagusnya hindari dulu aktivitas nongkrong. Hal ini dilakukan agar kamu tidak ngutang ke teman atau ke pemilik tempat nongkrong tersebut.

Jadwalkan lah aktivitas nongkrong ini. Entah itu seminggu sekali, khusus nongkrong hari Sabtu saja. Atau sekali dua kali. Dan niatkan aktivitas nongkrong itu untuk mendapatkan insight-insight baru, untuk mendapatkan ide-ide baru.

Jangan nongkrong hanya sekadar menghabiskan waktu saja. Sehingga, kalau isi pembicaraan saat nongkrong banyak ilmu atau hikmahnya, maka waktu yang kamu habiskan tidak sia-sia. Ingat bahwa di usia dewasa, kamu harus memfilter pertemanan atau lingkungan yang toxic.

2. Menjaga kesehatan tubuh dengan berolahraga

Kebanyakan freelance, mereka akan menghabiskan waktunya diam di rumah dan duduk di depan laptop. Dari pagi sampai malam, akan tidak terasa. Dan yang namanya bekerja di depan laptop saja, pergerakan tubuh hanya sedikit. Hanya jari-jemari dan otak saja yang bekerja. Sedangkan tubuh berdiam diri.

Penyakit yang biasanya muncul bagi seorang freelance ialah sakit punggung dan pegal-pegal. Dan bila itu dilakukan tiap hari, maka bakal membahayakan tubuh. Oleh sebab itu, seorang pekerja lepas wajib meluangkan waktunya untuk berolahraga guna menjaga kestabilan tubuh.

Olahraga yang dilakukan pun tidak perlu yang berat-berat. Misalnya, lari-lari kecil saja setiap Minggu. Atau, di rumah pun bisa melakukan olahraga yoga, push up, dan lain-lain. Jangan sampai seorang pekerja lepas tidak olahraga sama sekali.

3. Membeli barang-barang yang dibutuhkan

Jika kamu hanya memiliki satu alat saja untuk bekerja, dan kamu saat ini butuh dua alat untuk mengefektifkan pekerjaan, jangan menunggu waktu yang lama lagi untuk menabung guna membeli alat yang kamu butuhkan itu. Atau kalau sudah punya uangnya, jangan banyak mikir lagi, beli saja langsung.

Mungkin kalau ada alat tambahan, uang yang dihasilkan bisa menjadi dua kali lipat. Dan memang, keharusan seorang freelance adalah membeli alat agar uang yang didapat tidak dibelikan barang-barang yang tidak diperlukan.

Dalam hal ini, berarti mengatur keuangan adalah sesuatu yang mesti dilakukan. Atur keuangan dalam hal, mana dulu pembelian yang diharuskan, dan mana yang nanti saja untuk dibelinya.

4. Disiplin dalam bekerja

Hindari rasa malas saat bekerja. Ini akan mengakibatkan produktivitas kamu menurun. Untuk menghilangkan rasa malas itu adalah kamu harus rutin mandi, menjaga pola tidur dengan baik, beristirahat secukupnya, dan berdisiplinlah.

Disiplin dalam artian, kamu harus memiliki waktu yang tepat untuk bekerja. Kamu harus memiliki waktu produktif terbaik. Entah itu tengah malam, usai bangun tidur, atau mungkin malam hari. Disiplin akan memberikan sesuatu yang berharga bagi kamu.

Disiplin pula dalam mengerjakan project-project yang masuk. Selesaikan sebelum deadline datang. Kalau pekerjaan diselesaikan dengan baik, maka ada kemungkinan kamu akan mendapatkan pekerjaan atau project lagi dalam klien yang pernah menggunakan jasa kamu itu.

5. Memperbanyak relasi pekerjaan yang sereferensi

Menjadi freelance, betapa pentingnya punya banyak kenalan yang sebakat, sekemampuan, atau sefrekuensi. Sebab, dengan begitu, saat project kamu tidak sedang banyak, mungkin relasi kamu kelak akan ngasih pekerjaan.

Pun sebaliknya, kamu pun saat kerepotan mengerjakan sendiri, harus punya teman juga yang bisa kamu ajak kerjasama.

Jadi, memperbanyak kenalan baru yang sesuai dengan pekerjaan, adalah bentuk ikhtiar untuk mendapatkan penghasilan lebih.

Keuntungan menjadi seorang pekerja lepas

1. Pekerja lepasa memiliki Kebebasan Memilih Pekerjaan

Ketika kamu memutuskan untuk menjadi seorang pekerja lepas atau freelancer, manfaat pertama yang dapat dirasakan adalah kebebasan memilih sebuah pekerjaan.

Dalam artian, kamu dapat menentukan sendiri soal pekerjaan apa yang ingin kamu kerjakan atau proyek apa yang ingin kamu ambil. Berbeda dengan sebuah pekerjaan tetap, jika kamu menyandang sebuah profesi dalam sebuah perusahaan, kamu mesti mengerjakan semua hal yang telah ditugaskan oleh sang atasan.

2. Lebih fleksibel

Keuntungan kedua adalah kebebasan dan fleksibilitas dalam semua berbagai hal. Umumnya, para pekerja lepas dapat mengerjakan pekerjaannya dimana pun dan kapan pun mereka mau. Kamu dapa bekerja pada siang hari, sore hari, ataupun malam hari.

Kamu dapat mengerjakan tugasmu di dalam rumah, ataupun di luar rumah. Yang terpenting adalah kamu dapat melakukan atau menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan apa yang diminta oleh para klien.

3. Kamu bisa Mengerjakan Hal Lain

Sebagai seorang pekerja lepas atau freelance, kamu sudah mendapatkan manfaat seperti dalam hal kebebasan memilih pekerjaan dan fleksibilitas waktu dan tempat. Oleh karenanya, kamu tentu jadi dapat mengerjakan hal lain di luar pekejaan pekerja lepas atau freelancemu dengan manfaat tersebut.

Sebagai contoh, kamu adalah ibu rumah tangga yang harus mengurus rumah dan juga mengurus anak. Ketika kamu ingin menjadi seorang freelance, kamu dapat memilih pekerjaan yang sesuai dengan kemampua kamu, dan juga menyesuaikannya dengan pekerjaan sehari-hari sebagai IRT yang wajib kamu selesaikan.
 
Barangkali itulah gaya hidup pekerja lepas yang mesti kita lakukan.

Posting Komentar untuk "5 Gaya Hidup Pekerja Lepas yang Mesti Dilakukan"