Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Akibat Gaya Hidup Konsumtif yang Akan Terjadi

Akibat Gaya Hidup Konsumtif
Unsplash.com

Materi hari ini adalah membahas tentang akibat gaya hidup konsumtif. Sebab, kalau Anda tahu, pola hidup konsumtif erat sekali kaitannya dengan sifat hedonisme.

Gaya hidup yang modern inilah yang kemudian sering banget diasumsikan sebagai biaya hidup yang konsumtif atau sebut saja kerap menghambur-hamburkan uang demi kepentingan atau demi hal-hal yang sebenarnya tidak terlalu penting dilakukan.

Zaman semakin kesini semakin maju dan semakin modern dan secara langsung telah mempengaruhi gaya hidup masyarakat. Misalnya, tuntutan hidup modern yang semakin tinggi jelas akan membuat seseorang semakin konsumtif.

Mendalami Definisi Perilaku Konsumtif

Sebelum kita membahas lebih dalam atau lebih detail tentang gaya atau pola hidup konsumtif, maka ada baiknya Anda tahu soal apa itu pengertian atau definisi konsumtif.

Konsumtif sendiri dikatakan berlebihan dalam membeli atau dalam membelanjakan uang yang dimilikinya, sehingga sifat yang satu ini mendorong seseorang untuk jadi hidup boros. Gaya hidup konsumtif memiliki arti pandangan hidup yang sering menganggap materi akan menjadi tujuan utama di dalam kehidupan.

Orang bakal dikatakan memiliki hidup konsumtif ketika melakukan aktivitas yang menghabiskan uang maupun menghamburkan banyak uang dan juga waktu. Ada sebagian orang yang memang menganggap jika gaya hidup konsumtif mampu memberikan semacam kebahagiaan, kepuasan, dan juga kenikmatan tersendiri. yang mana sifatnya sementara.

Tidak jarang juga mereka yang memiliki gaya hidup konsumtif ini kerap menghabiskan banyak uang dan waktunya secara terus berulang-ulang untuk bisa kembali merasakan yang namanya kebahagiaan, kepuasan, dan kenikmatan yang sifatnya semu atau sementara.

Tentu saja apabila hal ini dilakukan terus menerus maka bakal menyebabkan kesehatan finansial dan juga mental kita menjadi kurang baik. Oleh sebab itu, jika Anda merasa memiliki gaya hidup yang satu ini penting untuk mulai mengubahnya secara perlahan-lahan.

Akibat Gaya Hidup Konsumtif

Ada banyak dampak dari gaya atau pola hidup konsumtif yang mesti Anda ketahui, terutama apabila hal tersebut Anda lakukan secara terus menerus. Simak nih beberapa dampak yang bisa Anda alami berikut ini:

1. Mata Selalu Saja Lapar

Dampak atau akbiat negatif pertama adalah selalu membuat mata terasa lapar. Orang yang punya gaya hidup konsumtif mudah menjadi lapar matanya. Ketika ia menemukan barang yang sekiranya terlihat lucu dan menarik, pasti akan langsung dibeli tanpa pertimbangan yang sangat matang.

Kebanyakan orang yang mempunyai gaya hidup konsumtif ini suka membeli barang sesuai dengan keinginannya, bukan sesuai dengan kebutuhan dirinya. Barang yang dibeli pun biasanya tidak penting-penting amat sih dan kurang fungsional.

2. Hidup Selalu Gampang Terbujuk

Akibat buruk yang sering terjadi selanjutnya yakni mudah terbujuk rayuan orang lain. Saat lapar mata, kamu akan mudah sekali terbujuk dengan omongan atau rayuan orang lain. Misalny teman kamu menggunakan tas A, dan dia bilang ke kamu jika tas itu yakni memiliki desain yang bagus, edisi terbatas, dan lain sebagainya maka biasanya kamu akan menjadi seolah tertarik untuk membeli tas yang sama, padahal mah kamu sudah memiliki banyak tas.

Tidak hanya itu doang, kamu juga akan memiliki rasa ingin yang besar, misalnya steman menggunakan barang A, eh kamu juga akan memiliki keinginan yang besar guna memiliki barang yang sama tersebut.

3. Terjerat yang Namanya Utang

Gaya hidup konsumtif paling membahayakan adalah akan menyebabkan masalah finansial yang sangat serius. Gaya hidup konsumtif bisa mengalami masalah keuangan dan juga finansial seperti terjerat utang.

Utang bisa saja terjadi saat memiliki banyak keinginan, namun pendapatan yang didapatkan malah lebih kecil dibandingkan dengan pengeluaran. Utang ini wajib Anda bayar dan jika Anda tidak mampu membayar, ini akan membuat kamu kehilangan aset yang kemudian dijadikan sebagai jaminan. Supaya hal itu tidak terjadi penting bagi Anda, untuk mengubah kebiasaan itu menjadi sekarang.

4. Tidak Mempunyai Tabungan Sama Sekali

Uang yang kamu punya bukan untuk dihabiskan saja, namun sebagian disimpan saja untuk tabungan. Kamu bakal memiliki manajemen keuangan yang sangat buruk.

Manajemen uang yang baik merupakan 20 persen dari gaji atau pendapatan Anda ini disisihkan untuk menabung atau nanti buat membayar hutang, 30 persen gaji digunakan juga untuk membeli barang yang diinginkan dan 50 persennya, silakan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

5. Tidak Mampu Merencanakan Masa Depan dengan Baik

Apa yang terjadi, kelak, di masa mendatang adalah akibat yang Anda lakukan hari ini, baik itu jangka pendek atau jangka panjang. Jika di hari ini saja dan seterusnya Anda terus berperilaku konsumtif, maka di masa depan kamu bakal kesusahan karena terus-menerus membelanjakan uang yang Anda miliki.

Semua penghasilan yang Anda dapatkan akan habis guna membeli barang yang tidak terlalu penting dan tidak bermanfaat. Saat yang lainnya katakan lah sudah menabung dan merencanakan masa depan, sifat konsumtif yang kamu miliki ini akan membikin kamu sulit guna merencanakan dan merealisasikan rencana yang sudah Anda susun.

Permisalan Gaya Hidup Konsumtif dalam Sehari-Hari

Ada banyak perilaku konsumtif sehari-hari yang mesti Anda ketahui. Misalnya saja disaat sedang pandemi seperti saat ini, banyak masyarakat yang se;a;I berperilaku konsumtif dengan membeli berbagai macam barang, padahal barang tersebut sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.

Adanya embel-embel kayak diskon itu akan membuat masyarakat semakin konsumtif dan kemudian giat belanja. Tidak cukup sampai disitu saja, ada juga yang kemudian akhirnya nekat mengambil pinjaman online guna membeli barang ‘diskon’ tersebut.

Contoh perbuatan konsumtif lainnya adalah terlalu sering memesan makanan online demi memanfaatkan voucher yang dimilikinya dan juga selalu memanfaatkan promo. Hal yang berlebihan seperti ini hanya akan membuat financial Anda menjadi tidak sehat.

Salah satu cara menghindarinya yakni hindari saja bahwa kamu jangan sering berkumpul bersama teman, nah kamu bisa mengurangi kegiatan tersebut.

Terlebih jika acara kumpul-kumpul tidak memberikan manfaat yang berarti untuk kamu, akan jauh lebih baik jika Anda menghindarinya. Berkumpul bersama teman yang terlalu sering akan menyebabkan perilaku konsumtif ini muncul.

Lalu, Godaan dari adanya belanja online ini jauh lebih besar karena usaha untuk berbelanja memang tidak banyak berbeda dengan saat berbelanja saat offline. Yang awalnya cuma buat cuci mata saja, eh bisa berakhir dengan checkout barang belanjaan.

Ya terutama bagi yang memiliki m-banking maupun kartu kredit yang semakin mudah saja dalam melakukan pembayaran maupun pengisian saldo. Tidak jarang memang mereka berperilaku konsumtif dengan membeli banyak barang secara online.

Itulah akibat gaya hidup konsumtif yang semestinya dapat dihindari.

Posting Komentar untuk "5 Akibat Gaya Hidup Konsumtif yang Akan Terjadi"