Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Cara Melakukan Self Care Sosial di Tengah Kesibukan

cara melakukan self care sosial di tengah kesibukan
Freepik.com

Perlu diketahui bahwa merawat diri tidak melulu berkaitan dengan fisik, tetapi mental, emosional, rohani, dan sosial perlu dirawat juga agar semua jenis self care dalam diri kita terkelola dengan baik.

Salah satu bentuk self care yang pada kesempatan hari ini akan saya bahas adalah sosial. Saya ingin berbagi pengalaman kepada Anda tentang cara melakukan self care sosial di tengah kesibukan.

Tipe self care yang satu ini tentu saja berhubungan dengan bersosialisasi. Ini tentang bagaimana seharusnya di tengah kesibukan kita, kita masih tetap bisa bersosialisasi dengan orang lain. Hal ini perlu dilakukan agar hidup kita tidak selalu merasa sendiri dan tenggelam dengan sepi.

Berikut beberapa hal yang perlu Anda lakukan untuk menerapkan self care secara sosial.

Cara melakukan self care sosial di tengah kesibukan

1. Meluangkan waktu untuk berbincang dengan teman

Sebagian orang, ada yang waktu hidupnya full time untuk bekerja. Di hari libur saja, mereka tiduran seharian penuh. Ini tidak apa-apa sebenarnya, sah-sah saja. Bahkan, boleh dikatakan bagus untuk meredam rasa lelah yang terjadi di hari-hari kerja.

Akan tetapi, coba sesekali hubungi teman dekat untuk berbincang terkait pekerjaan sambil ngopi-ngopi santai. Biasanya saat sedang mengobrol bersama, akan ada gelak tawa yang muncul seketika dan itu mampu mengusir penat yang kita rasakan.

Kita pun bisa lebih paham juga mungkin masalah yang menimpa teman dekat kita tersebut. Sehingga, terusirlah pikiran-pikiran bahwa hanya Anda saja yang punya masalah. Eh saat berdiskusi dengan teman, ternyata mereka punya masalah juga yang barangkali jauh lebih rumit daripada Anda.

Ambil saja sisi positifnya bahwa gelak tawa, enjoy, dan santai adalah aktivitas yang menyenangkan saat kita bersosialisasi kepada teman.

2. Menyisihkan sebagian waktu kita untuk keluarga

Kalau sudah berkeluarga, ajaklah keluarga kita (istri dan anak) untuk mengunjungi tempat-tempat wisata. Kegiatan ini pun mampu meminimalisir penat yang kita alami.

Apabila belum berkeluarga, mungkin Anda punya keponakan atau sepupu yang bisa Anda ajak untuk main bersama. Biasanya main berasama mereka, lebih bebas saja sehingga gampang untuk menentukan jadwal hunting bareng.

Kalau ingin lebih istimewa lagi, barangkali ajaklah keluarga besar. Mulai dari ibu, sodara kandung, dan semua keluarga Anda untuk rekreasi bersama. Ini bentuk perawatan diri secara sosial yang sangat berharga.

3. Bersilaturahmi dengan masyarakat di sekitar kampung kita

Kita seringkali lupa bahwa di tengah kesibukan, ada banyak orang yang memperhatikan kita. Salah satunya adalah warga kampung kita yang suka kepo banget tentang apa pekerjaan kita, apa bisnis kita, dan lain-lain.

Dan kita sendiri pun seringkali luput dari acara-acara kemasyarakatan di kampung kita yang barangkali suka diselenggarakan setiap beberapa bulan sekali. Entah itu gotong royong, adanya pos ronda, dan masih banyak lagi.

Nah, agar masih dianggap orang yang suka bersosilisasi, bersilaturahmilah kepada mereka. Entah itu saat mereka bikin acara, nobar bola, dan lain-lain. Aktivitas ini pun setidaknya mampu mengurangi kelelahan Anda di tengah kesibukan Anda bekerja.

4. Menjalin rasa sayang dengan keluarga jauh

Benar bahwa kita sebaiknya menuntut diri agar fokus kepada keluarga sendiri. Merekalah tempat mengadu, curhat, dan bercanda ria. Tapi, untuk menjalin kasih sayang dengan keluarga secara luas, ada baiknya rencanakan bersilaturahmi dengan keluarga jauh.

Entah keluarga dari ayah maupun ibu. Keluarga yang sekiranya dalam benak Anda, kok seolah tidak merasa kenal dengan mereka padahal mereka keluarga kita sendiri.

Dengan begitu, akan ada rasa ingin dekat. Sehingga, kalau kelak Anda menikah, punya anak, atau memiliki hajat, meraka akan ikut senang bak keluarga sendiri.

5. Bertemu dengan orang-orang baru di luar rumah

Ini dia bentuk self care secara sosial yang kerap saya lakukan. Entahlah bertemu dengan orang baru, akan ada ilmu baru juga yang saya dapatkan. Sebab, saat saya keluar rumah, maka sudah dipastikan bakal mengobrol dengan orang-orang yang latar belakang hidupnya berbeda dengan saya.

Apa hasil dari ngobrol dengan orang-orang baru?

Adalah hikmah, ilmu, memahami profesi orang lain, dan bagaimana mereka mencari penghasilan. Sehingga, motivasi hidup saya meningkat. Dan terkadang, saya tulis kisah-kisah mereka.

Barangkali begitulah cara melakukan self care sosial di tengah kesibukan saya. Ini sekadar berbagi pengalaman saja agar hidup tidak selalu merasa sepi.

Bagi muslim, mencintai diri sendiri atau peduli sama diri sendiri merupakan suatu kewajiban sebagai bentuk rasa syukur nikmat Allah Swt. Namun, pada kenyataannya, masih banyak yang belum memahami sebuah konsep mencintai diri sendiri. Merspon hal ini, saya memberikan sarana bagi Anda.

Dengan adanya sebuah konsep mencintai diri sendiri, kita tidak akan mengambil sebuah keputusan yang akan merusak apa yang telah Allah berikan kepada kita. Hal ini bisa terjadi karena kita bakal menghargai dan menjaga kesehatan fisik dan juga mental diri sendiri. Mencintai diri sendiri atau peduli diri sendiri merupakan bentuk cinta kepada Allah Swt. “Logika sederhananya jika tidak mencintai diri sendiri, kita juga tidak dapat mencintai Allah Swt,” tegas Hazhira.

Hazhira juga sudah mengingatkan untuk selalu berterima kasih kepada Allah dan diri sendiri atas apa yang telah kita llakukan hari ini. Karena setiap bagian badan kita merupakan nikmat dari pemberian Allah. “Kalimat yang sering dilupakan anak-anak sekarang adalah berterima kasih kepada setiap bagian badan kita yang sudah melakukan banyak hal,” terang Hazhira.

Menurut pandangan Islam, sudah dijelaskan sebuah konsep mencintai diri sendiri, sebagaimana sabda Rasulullah Saw. “Barangsiapa kita mengenal dirinya, maka ia mengenal Tuhannya.” Hadist tersebut relevan dengan konsep self care.

-

Barangkali begitulah cara melakukan self care sosial di tengah kesibukan saya. Ini sekadar berbagi pengalaman saja agar hidup tidak selalu merasa sepi.
 

Sekian.

Posting Komentar untuk "5 Cara Melakukan Self Care Sosial di Tengah Kesibukan"