Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Cara Menerapkan Emotional Self Care Pada Diri Kita

Cara Menerapkan Emotional Self Care
Pixabay.com

Ada sebagian orang yang barangkali belum memahami bahwa self care itu ada berbagai macam jenis. Mulai dari self care social, sensory, dan masih banyak lagi. Dalam halaman website Gramedia, salah satu penerbit buku terbesar di Indonesia pernah menjelaskan semuanya.

Nah, pada materi hari ini, saya ingin menjelaskan tata cara menerapkan emotional self care. Ini merupakan tipe perawatan diri yang bersangkutan dengan emosi seseorang. Sebut saja ketika kita mengalami emosi yang memuncak, ternyata bisa diatasi agar emosi kita menjadi stabil dan reda kembali.

Perawatan diri yang berkaitan dengan jenis self care yang satu ini adalah sama halnya dengan tipe self care lainnya, yakni hanya bisa diaplikasikan di bawah kendali kita sendiri. Mungkin, agar Anda cepat memahami maksudnya, silakan simak ulasan saya di bawah ini.

Apa itu emotional self care?

Emotional self care tergolong dalam upaya atau ikhtiar untuk mengendalikan emosi diri pada seseorang. Dalam hal ini, kita harus memahami dan mengenal diri kita sendiri dengan memperhatikan sebab-akibat munculnya perasaan emosi dan juga pola pikir.

Kemudian untuk mengatasinya, minimal kita harus mencari tahu dulu solusi terbaik apa untuk menanggulangi hal tersebut dan sebaiknya juga jangan memendamnya sendirian. Sebab, jika dipendam, emosi tersebut bisa saja meledak. Sehingga dapat merugikan banyak orang, terutama orang terdekat kita.

Untuk itu, berikut cara penerapan terbaik untuk mengelola emosi yang datang pada diri kita.

Cara menerapkan emotional self care

1. Memaafkan diri sendiri atas kesalahan masa lalu

Dalam keheningan atau dalam masa-masa sedang merasa sepi sendiri, beberapa orang mungkin selalu saja teringat akan masa lalunya. Dan sialnya, masa lalu tersebut datang dengan begitu detail dan dahsyatnya. Sehingga saat teringat, selalu saja menyakitkan.

Ketika ingat masa lalu, kadang beberapa orang langsung emosi. Langsung ingin balas dendam, mungkin. Atau, merasa ingin marah-marah.

Nah, kegunaan emotional self care di sini adalah mengelola emosi atau amarah tersebut. Salah satunya yakni dengan menerapkan permohonan maaf terhadap diri sendiri yang, tentu saja dilatarbelakangi oleh kejadian-kejadian di masa lalu. Kalau sudah memaafkan masa lalu, cenderung akan tenang.

2. Memaafkan perilaku orang lain

Bukan hanya memaafkan diri sendiri, tetapi memaafkan perilaku orang lain yang sudah membully, menyakiti, bahkan membuat kita nangis seharusnya maafkan saja. Jika tidak dimaafkan, boleh jadi dalam mengendalikan emosi bakal agak susah.

Saya paham bahwa betapa sulitnya memaafkan orang lain, tidak semudah itulah istilahnya. Namun, apabila orang itu benar-benar tulus meminta maaf kepada kita, lantas mengapa tidak memaafkannya saja? Ini lebih baik daripada terus-menerus dibuntuti rasa ingin marah.

3. Menulis di blog atau diary

Cara terbaik untuk mencurahkan segala emosi agar menjadi tenang kembali adalah dengan menuliskan semua keluh-kesah kita di blog atau di buku diary. Bagi sebagian orang, ini terbilang efektif. Dan katakanlah mujarab banget.

Saya sendiri pun suka begitu. Ketika emosi sedang naik atau saat sedang patah hati, pasti langsung membuka blog untuk kemudian saya tulis segala kekecewaan yang menghampiri saya tersebut. Jadi, saya anggap bahwa penerapan poin ketiga ini lumayan efektif.

4. Melakukan Me time

Lebih efektif lagi, saya rasa, ketika kita melakukan me time. Jalan-jalan sendiri ke tempat-tempat yang tidak banyak lalu lalang orang. Ngopi atau mungkin makan enak sendirian. Lalu, memotret pemandangan-pemandangan indah.

Baca buku di perpus, nonton film sendirian, dan masih banyak lagi kegiatan yang bisa kita lakukan untuk melakukan me time ini. Mau me time yang murah maupun yang mahal sama saja, asal tujuannya untuk meredam emosi.

5. Melakukan hal-hal yang menyenangkan

Maksud hal-hal menyenangkan ini seperti menggeluti ilmu-ilmu baru, melakukan kesenangan atau hobi lama, mendengarkan musik, dan bahkan enyah sebentar dari sosial media, boleh dikatakan aktivitas yang menyenangkan.

Kalau kita menghadapi orang yang sudah bikin emosi kita naik, takutnya nanti tidak ada ujungnya. Oleh sebab itu, solusinya adalah lakukanlah hal-hal yang bikin hati kita senang sehingga setidaknya, masalah pergi sebentar. Dan kita seolah sukses melupakan masalah tersebut.

Bagaimana apakah cara menerapkan emotional self care ini dapat dipahami oleh Anda? Saya berharap, iya dapat Anda pahami.

Cara Meningkatkan Emotional Self-Care

Rutinitas yang barangkali padat akan membuat kamu sering lupa dalam meluangkan waktu untuk kebutuhan self-care, sehingga memang tak jarang dapat menyebabkan menurunnya produktivitas dan kesehatan pada diri sendiri.

Berikut cara meningkatkan self-care agar nantinya tercipta keseimbangan di dalam hidup.

1. Perhatikan pada lingkungan sekitar

Perhatikanlah lingkungan tempat tinggal kamu sekarang, mulai dari kebersihan hingga orang disekitarnya. Tempat tinggal adalah cerminan diri, biasakan untuk selalu menjaga kebersihan di dalam agar suasana berat di luar rumah bisa dapat terobati dengan suasana nyaman di dalam rumah.

Perhatikan juga orang di sekitar lingkungan kamu, bertemanlah dengan siapa saja, tetapi jauhi orang-orang toxic dan orang-orang yang tidak suportif bagi kamu karena itu akan menurunkan tingkat self-care mu.

2. Menjaga komunikasi dengan orang terdekat

Bagi kamu yang mungkin saat ini sedang merantau, cobalah untuk sering menjaga komunikasi dengan orang-orang terdekat yaitu keluargamu, terlebih orang tua kamu dan teman-teman dekatmu karena merekalah yang sangat senantiasa selalu memberi dukungan saat kamu sedang tidak baik-baik saja.

3. Manajemen stress

Mulailah kamu untuk bisa mengontrol diri dengan melakukan semacam manajemen stres. Hal ini akan sangat penting guna meningkatkan self-care dalam diri kamu.

Manajemen stres ini dapat dilakukan dengan cara menuliskan segala keresahan atau kesedihan pun dalam dirimu, menangis, mendengarkan lagu, atau bercerita dengan orang yang tepat, dan melakukan kegiatan yang sangat kamu sukai. Terakhir, yaitu jangan lupa untuk selalu berdoa dan juga bersyukur.

Sekian.

Posting Komentar untuk "5 Cara Menerapkan Emotional Self Care Pada Diri Kita"