Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menikmati Hidup dalam Kesendirian

Cara Menikmati Hidup dalam Kesendirian
Pexels.com

Seseorang pernah bertanya kepada saya tentang bagaimana cara menikmati hidup dalam kesendirian? Dia bertanya seperti itu karena saya adalah tipikal orang yang individualistik. Kemana-mana selalu sendiri. Dan memang, faktanya, hidup saya selalu dihabiskan dengan kesendirian.

Saya menebak alasan mengapa dia bertanya seperti itu. Salah satunya, dia mungkin mengira bahwa meskipun hidup saya dirundung kesendirian, tetapi tampaknya saya menikmatinya. Dan tidak salah juga tebakan dia. Sebab, saya memang sangat menikmati hidup dalam kesendirian ini.

Bye the way, saya sudah lama hidup menyendiri. Dalam artian juga, hidup saya normal kok bak orang-orang pada umumnya. Maksudnya, punya keluarga, teman, sahabat, calon pasangan sehidup semati, dan lain-lain.

Akan tetapi, meskipun kehadiran mereka “ada” di dekat saya, saya justru tidak pernah merasa ada yang menemani, sekalipun keluarga sendiri.

Saya tidak mengandalkan atau memohon ke salah satu keluarga saya untuk menemani saya ketika saya sedang terjatuh. Apalagi ke teman atau sahabat. Paling mereka hanya tempat di mana saya bosan di rumah mulu, barulah bersilaturahmi kepada mereka.

Dan kalau boleh jujur, saya tidak merasa iri dengan seseorang yang memiliki banyak teman atau keluarga solid. Entah lah hidup menyendiri sudah menjadi kebiasaan saya. Dan hebatnya, saya menikmatinya.

Baiklah, agar prolog ini tidak panjang-panjang amat, begini cara supaya kita dapat menikmati hidup dalam kesunyian, kesepian, atau kesendirian.

Cara menikmati hidup dalam kesendirian

Berteman sewajarnya dengan teman-teman atau sahabat kita sendiri

Langkah pertama untuk menikmati hidup dalam kesendirian adalah berteman sewajarnya aja dengan teman-teman atau dengan sahabat kita sendiri. Jangan solid-solid amat. Apalagi kitanya yang solid ke mereka, sekalinya mereka nggak balik solid, sumpah bakal bikin kamu jengkel setengah mampus.

Pada intinya, teman-teman yang suka kita ajak ngobrol akan ada momen di mana mereka menjadi makhluk yang hidupnya masing-masing. Apalagi setelah berkeluarga. Fokusnya pasti ke istri dan anak.

Nah, ada baiknya, untuk menikmati kesendirian, jangan pernah menaruh harapan apa-apa ke teman sendiri karena nggak semua teman mau menolong kita saat kesulitan. Pasti minimal balik lagi ke keluarga.

Jadi, daripada terlalu dekat secara berlebihan dengan teman, sebaiknya dekat dengan keluarga sendiri aja. Karena mereka setidaknya bakal membantu. Apalagi di zaman sekarang sudah banyak tipe teman yang toxic banget. Ini perlu dihindari.

Lakukan apapun oleh diri sendiri selagi mampu meski hidup serba kekurangan

Intinya, jangan pernah gengsi apabila kita tidak memiliki sesuatu yang umum dimiliki banyak orang. Sebut saja kamu belum memiliki motor, nah ketika ada acara-acara yang mengundang kamu (misalnya acara pernikahan), ya kamu datang saja, pake ojeg lah, gojek lah, dan lain-lain.

Ingat, jangan pernah mengontak teman agar bisa barengan ke acara pernikahan. Cukup datang sendiri aja selagi bisa. Selagi ada uang untuk naik ojek. Jangan dibikin ribet. Jangan apa-apa mengontak teman. Datang sendiri. Nikmati sendiri. Jangan menggantungkan hidup kamu ke orang lain. Kecuali, kalau teman kamu yang ngajak. Barulah barengan.

Mengapa harus seperti ini?

Sebab kita harus sadar bahwa nggak selamanya teman kita itu berstatus sendiri, pasti kelak punya pacar atau istri, dan sudah pasti bakal barengan dengan pasangannya. Nah, kamu sendiri, harus membiasakan kemana-mana sendiri selagi mampu melakukannya.

Jangan gengsi, ini nikmat, kok. Seolah mengajarkan hidup mandiri ketika berada di luar rumah.

Fokus pada rencana-rencana yang ingin kamu kerjakan sendiri

Orang yang menyendiri, tak selamanya identik dengan tidak punya tujuan hidup. Justru, dengan kesendiriannya itu, biasanya otaknya berputar ingin melakukan ini-itu agar bisa sukses melalui tangan dan kakinya sendiri, tidak lewat tangan milik orang lain.

Nah, untuk menikmatinya adalah fokus saja dalam rangka mencapai rencana-rencana yang sudah kamu buat itu. Kadang-kadang, sebuah rencana, gagal dilakukan ketika fokus sudah terbelah menjadi dua atau tiga bagian.

Berarti, mumpung fokus kamu ke satu arah saja, mumpung suka menyendiri, jadi nikmati kesendirian itu dengan memfokuskan diri untuk mencapai apa-apa yang sudah kamu rencanakan. Fokus hal lain kayak orang, kekasih, dan keluarga, anggaplah belakangan dulu.

Sebab, kalau sudah sukses, mereka semua akan mendekat sendiri sama kita.

Manfaat Hidup dalam Kesendirian

1. Meningkatkan rasa empati

Menghabiskan waktu dengan hanya diri sendiri bakal membangun rasa empati kepada orang di luar lingkaran pertemanan kita sehari-hari. Tidak hanya itu saja, terus-menerus berada di dalam kelompok rentan akan menimbulkan pemahaman “we vs them” hingga kemudian membandingkan orang lain dengan kelompok lokasi Anda berada.

2. Akan Merangsang kreativitas

Banyak orang yang menilai diskusi dan brainstorming adalah cara terbaik untuk menemukan sebuah ide. Di sisi lain juga, penelitian membuktikan bahwa seorang individu akan lebih piawai dalam menemukan solusi masalah ketika bekerja seorang diri.

Bisa saja pikiran kita lebih fokus ketimbang harus mendengarkan pendapat orang lain yang ada pada dalam kelompok. Orang yang suka menyendiri biasanya akan mampu menciptakan inovasi tanpa adanya suatu tekanan secara sosial.

3. Baik untuk menjalin relasi

Jika ada suatu anggapan bahwa menyendiri artinya menjauhkan seseorang dari orang-orang di sekitarnya, faktanya itu justru sebaliknya. Sebuah hubungan atau relasi bakal menjadi paling sehat ketika setiap individu di dalamnya sudah merawat dirinya sendiri.

Dalam studi yang kemudian dipublikasikan dalam British Journal of Psychology, ditemukan bahwa orang yang pandai suka merasa kurang puas apabila terlalu banyak waktu dalam bersosialisasi. Studi yang kemudian menggagas konsep “savanna theory of happiness” itu sudah menekankan pentingnya menyendiri demi meningkatkan rasa akan menikmati hidup.

-

Jadi, hanya tiga contoh saja untuk menjalankan cara menikmati hidup dalam kesendirian. Ini sudah lama saya aplikasikan dan boleh dibilang, di tahun 2022 ini, berhasil.

Selamat mencoba.

Posting Komentar untuk "Cara Menikmati Hidup dalam Kesendirian"