Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Membedah Gaya Hidup Konsumtif di Kalangan Generasi Muda

Gaya Hidup Konsumtif di Kalangan Generasi Muda
Pexels.com

Zaman sekarang gaya hidup konsumtif di kalangan generasi muda sudah membludak. Sebabm siapa coba yang tidak mengenal arti kata dari ‘Hedon’? Saat ini, hedonis maupun hedonisme bukan lagi hanya sebuah pandangan, melainkan sudah menjadi gaya hidup konsumtif yang dilakukan oleh kaum milenial sekarang.

Biasanya kata tersebut sering sekali digunakan guna menggambarkan mereka yang menggunakan uangnya cuma untuk keperluan yang kurang berguna saja. Hedon selalu ingin menunjukkan sifat kemewahan, kesenangan, dan kerap ingin menghabiskan uangnya untuk berfoya-foya. Bahkan, sebagian orang rela berhutang hanya untuk mengikuti dan merasakan gaya hidupnya itu.

Apa itu Gaya Hidup Hedonsime dan Hubungannya dengan Konsumtif?

Hedonisme kata KBBI adalah suatu pandangan hidup yang sudah menganggap bahwa kesenangan dan kenikmatan materi ialah tujuan utama hidup. Mereka bisa dikategorikan seseorang yang hedonisme ketika sudah melakukan sebuah aktivitas yang mengarah ke modernisasi dan tentu saja sudah menghabiskan banyak uang dan waktu.

Oleh karena itu, gaya hidup konsumtif tidak akan mungkin lepas dari gaya hidup hedon yang dimiliki. Sebab, memang, bagi sebagian orang gaya hidup konsumtif bakal memberikan kebahagiaan, kepuasan, dan kenikmatan tersendiri. Dan tanpa disadari, gaya hidup ini akan membikin finansial seseorang menjadi kurang baik.

Lalu apa saja ciri-ciri orang yang melakukan gaya hidup konsumtif?

Punya Rasa Gengsi Yang Amat Tinggi

Sifat yang satu ini kerap kali menjadi suatu pendorong untuk seseorang agar bersikap konsumtif dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Hal ini supaya terlihat dan dikatakan mampu dimata orang lain, terutama dari segi ekonomi atau finansial.

Buat Anda yang mempunyai rasa gengsi tinggi, coba buang jauh-jauh sifat ini karena dengan memiliki rasa gengsi tinggi maka kamu bakal mengikuti gengsi sendiri.

Selalu Mengikuti Trend

Kadang sih bagi sebagian orang, selalu mengikuti trend sekitar tentu merupakan hal positif, tetapi apabila Anda mengikuti trend dengan secara berlebihan maka tentu akan menjadi hal yang negatif.

Nah, ciri yang satu ini sebenarnya sering ditemukan di mana mereka selalu senang mengikuti trend yang ada, baik itu trend gadget, trend fashion, dan trend lainnya. Biasanya, keinginan-keinginan tersebut muncul setelah melihat barang baru yang baru saja keluar agar tidak ketinggalan trend.

Nah, inilah gaya hidup yang keliru. Oleh karena itu, Anda harus membatasinya karena sebenarnya mengikuti trend bukan hal yang salah, asal masih terkontrol dengan tepat maka itu bisa menjadi hal positif,

Hidup selalu ingin Bermewahan

Ciri ini tidak akan terlewat apabila kita sudah melihat orang yang memiliki gaya hidup konsumtif. Karena ini merupakan salah satu kebiasaan yang lumrah yang biasa ditemui.

Ya, kebiasaan eorang yang konsumtif mengakibatkan adanya keinginan untuk hidup lebih mewah dengan adanya banyak barang dan fasilitas yang sudah dimiliki.

Suka Dikagumi sama Orang Lain

Ini juga menjadi salah satu ciri orang yang menyukai gaya hidup yang konsumtif. Saat dia sedang melakukan gaya hidup yang konsumtif dan kemudian ada orang yang memuji maka dia perasaannya langsung senang.

Pilih-Pilih juga Dalam Bersosialisasi

Beberapa dari mereka yang berhasil memiliki gaya hidup konsumtif biasanya memilih dengan siapa mereka ingin bersosialisasi.

Anggapannya apabila mereka bersosialisasi dengan orang yang nggak memiliki gaya hidup konsumtif maka komunikasi yang selalu dilakukan tidak akan sampai.

Cara menghindari gaya hidup konsumtif di kalangan generasi muda

Langkah awalnya adalah tulis dan list daftar dan tanamkan dalam hati dan juga pikiran Anda sebagai reminder.

Nah, reminder ini yang bakal mengontrol Anda saat ada hasrat untuk membeli sesuatu di luar kebutuhan muncul lagi, tentu saja harus didampingi komitmen dalam melaksanakannya.

Jangan lupa juga untuk membuat alokasi anggaran dari sumber penghasilan Anda guna mengetahui seberapa besar kemampuan Anda dalam mengkonsumsi sesuatu. Inilah cara menghindarinya.

Selesaikan dulu utang-perutangan

Apabila And terlanjur terjebak dalam pehutangan yang rumit, ada baiknya rapikan dulu kewajiban Anda. Prioritaskan segera untuk menyelesaikan hutang ini agar tidak mengganggu kehidupan perekonomian Anda di masa depan.

Kurangi dulu penggunaan kartu kredit

Kartu kredit biasanya memudahkan seseorang dalam berbelanja, membeli barang, membeli tiket, jajan dan makan di restoran, dan sebagainya. Kartu kredit marak menawarkan pembayaran cicilan yang amat menarik, ini sama saja dengan berhutang, kalau telat, ya ada denda dong. Pastikan juga memakai kartu kredit sesuai kemampuan anggaran Anda.

Buat emergency fund dan ayo mulailah berinvestasi

Nah sebaiknya sebelum berinvestasi, lebih baik siapkan dulu anggaran untuk emergency fund atau dana darurat terlebih dahulu. Sebab, sedetail apapun perencanaan keuangan yang sudah kita bikin akan selalu ada hal-hal yang tak terduga. Nah, dana darurat ini akan meminimalisisir kerugian dan juga melindungi dana yang sudah Anda targetkan.

Beramal dan juga lakukan Sedekah

Anda mesti berpikir bahwa banyak orang yang hidupnya sungguh tidak seberuntung Anda dan membutuhkan bantuan Anda, kuncinya yakni bersyukur dan lihatlah orang-orang yang tak seberuntung Anda. Hal ini akan membantu Anda untuk berpikir lagi ketika akan menghamburkan uang Anda.

Cara Mengatasi Sifat Konsumtif

Setelah Anda mengetahui ciri-cirinya dan dampak negatif dari sifat konsumtif, tentu kita semua harus sebisa mungkin menghindarinya. Cara yang dapat Anda lakukan untuk menghindari sifat konsumtif ini yakni dengan mengelola keuangan dengan bijak. Bagaimana caranya? Simak dibawah ini, ya!

  1. Buat dulu anggaran pengeluaran bulanan dengan menentukan prioritas kebutuhan. Lalu Jadikan anggara sebagai patokan supaya kamu tidak overspend pada hal-hal yang tidak penting.
  2. Alokasikan juga uang kamu pada produk asuransi dan juga investasi. Asuransi dan investasi adalah tabungan yang dapat bermanfaat bagi kamu di masa depan. Dan bersamaan dengan memiliki asuransi, Anda akan mendapatkan proteksi dari juga risiko yang dapat sewaktu-waktu menimpa Anda.
  3. Buang juga jauh-jauh rasa gengsi yang Anda miliki. Tanamkan juga pemikiran bahwa kamu tidak harus selalu punya dan apa yang orang lain punya. Hiduplah dengan sangat bijak dan kelola keuanganmu secara cermat tanpa perlu dan harus melihat orang lain. Jika Anda merasa bahwa orang-orang disekitar Anda membawa pengaruh buruk, Anda harus mencari lingkaran pertemanan baru yang jauh lebih positif.

Itulah gaya hidup konsumtif di kalangan generasi muda.

Posting Komentar untuk "Membedah Gaya Hidup Konsumtif di Kalangan Generasi Muda"